ShoutMix chat widget

ShoutMix chat widget

+(^_^)+

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Mei 2011

IBADAH


“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan
supaya mereka menyembah-Ku.” (Q.S. az-Zariyat: 56)
Hidup dalam  zaman yang sangat kompleks, sangat diperlukan oleh kaum guraba, yang tidak ragu – ragu menjalankan sikap dan tindakan yang dianggap aneh di antara kebanyakan manusia yang telah kehilangan pegangan dan nilai – nilai akidah. Mereka sedih tatkala meninggalkan amalan yang baik, lantas ia dengan cepat bangun dari kealpaannya, membangkitkan semangat berbuat baik yang menimbulkankan ketaatan, kemudian menyesali dengan mendalam segala kelalaian, ini adalah ciri orang yang telah mendapat peetunjuk dari Allah SWT. Kesedihan yang sebenarnya adalah yang disertai dengan kesenangan, yaitu bangkit dan menjadi taat dengan kesadaran yang penuh.
Oleh karena itu memohonlah kepada Allah agar kita dijauhkan dari godaan setan, sehingga kita dapat beribadah menghadap ke hadirat-Nya sebaik – baiknya. Sebagimana doa yang dianjurkan untuk kita baca:
“ Wahai Tuhanku, aku mohon perlindungan pada-Mu dari godaan setan dan aku mohon perlindungan pada-Mu Tuhanku atas kedatangannya.”
            Ketika Allah SWT. memberikan rezeki ketaatan padamu dan Ia merasa cukup dengan ketaatanmu, maka ketahuilah bahwa Allah telah melimpahkan kenikmatan ketaatan kepadamu baik lahir dan batin. Harapan orang – orang Mukmin dan orang – orang Saleh di dunia ini adalah:
1.      Agar mereka dapat mengerjakan seluruh perintah-Nya secara lahir, maksudnya mengerjakan semua ketaatan dalam mengikuti dan melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya.
2.      Bergantung pada Allah SWT. dalam batin, maksudnya hanya pada Allah SWT. kita bersandar dan berharap, bukan pada yang lain-Nya.
Bila harapan tersebut telah tercapai dengan baik oleh seseorang, berarti ia telah benar – benar memperoleh kenikmatan yang sangat agung, yaitu kenikmatan lahir dan batin. Dengan kenikmatan yang terasa pada lahir dan batin dalam ketaatan yang diberikan oleh Allah SWT. pada seorang hamba, akan tercapai puncak angan – angannya dalam mengisi kehidupan dunia dan menuju kehidupan akhirat. Memang begitulah harapan seorang hamba yang keimanannya telah tertanam dalam lubuk hatinya dan itulah hidayah Allah yang menyusup ke dalam hati hamba kekal berdekatan dengan-Nya, langgeng dalam menaati-Nya.
Sesungguhnya manusia itu tidak terlepas dari pengawasan Allah SWT. Dalam kehidupan sehari – hari Allah senantiasa bersama kita. Oleh sebab itu, setiap ada kesulitan yang  kita hadapi, maka langsung kita hadapkan pada-Nya dan memohon pertolongan-Nya. Sebab hanya Allah SWT yang Maha Memberi dan Maha Mencukupi ssegala sesuatu.
Ketahuilah, sesungguhnya sebaik – baik permohonan dari seorang hamba pada Allah SWT selalu melanggengkan amal ibadahnya, baik yang lahir maupun batin.
-          Ibadah lahir artinya, seluruh anggota badan menjalankan semua perintah Allah dan senantiasa menjauhi semua larangannya.
-          Ibadah batin artinya, tidak mengandalkan amal ibadahnya, tetapi selalu menerima apa yang telah ditetapkan Allah SWT padanya, baik itu berupa kenikmatan maupun cobaan.

Orang – orang yang memiliki kehidupan ruhani dan orang – orang yang makrifat yang memperhambakan diri pada Allah sangat bersungguh – sungguh mmengabdi pada-Nya, serta menunaikan segala hak dan kewajibannya. Harapan mereka adalah melebihi harapan ahli fikih biasa. Mereka sangat bersunguh – sungguh dalam mengabdi kepada Allah. Maksudnya, memegang teguh adap dan sopan santun dalam hal menunaikan hak Allah serta diiringi kesabaran dan syukur, yaitu sabar ketika menerima cobaan dan syukur ats segala nikmat yang diterima.
Manusia adlah makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT dari tanah, kemudian menerima tugas dan kewajiban pada Penciptannya, yaitu mengabdi (menyembah) secara sungguh – sungguh dan benar, meliputi lahir dan batin. Dalam hal perbadahan tidak ada yang menyimpang antara hati, ucapan, dan gerak tubuh. Ketiga hal itulah yang dissebut ibadah kesempurnaan, dan juga sering disebut sebagai khusyuk dalam ibadah.

Pengertian ibadah di sini sangat luas, tidak terbatas dalam hal sholat, menunaikan zakat, atau puasa pada bulan Ramadan tetapi menyangkut semua pekerjaan yang disukai Allah baik perbuatan maupun perktaan.

Memahami firman Allah seperti tersebut : “tidak aku jadikan jin dan manusia kecuali menyembah-Ku.” (Q.S> az-Zariyat: 56), maka ibadah sholat menjadi sangat pokok dibandingkan ibadah yang lain. Oleh karena itu, sangatlah perlu untuk memahami segala sesuatu yang dikandung dalam ibadah sholat, baik yang bersangkutan dengan lahir anggota tubuh maupun yang berhubungan dengan gerak hati yang pada dasarnya menuntut  penyerahan secara total.
Firman Allah:
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berserah diri pada-Nya.” (Q.S. Ali ‘Imran: 159)   

Selasa, 10 Mei 2011

Antibiotik

BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Secara sempit antibiotik adalah zat kimia yang secara alamiah dihasilkan oleh organisme hidup yang mampu menghambat pertumbuhan organisme lain, namun kata lain sekarang digunakan untuk menyebut semua obat kemoterapetik anti mikroba. Baik yang diproduksi secara alamiah, senyawa sintetik atau anti biotik diresepkan secara luas untuk mengobati infeksi dan sebagai kemoprofilaksis (pencegahan infeksi dengan memberikan antibiotik sebelum gejala dan tanda muncul)
RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan urian di atas yang menjadi rumusan masalah adalah bagaimana defenisi, penggolongan. Penggunaannya sendiri berdasarkan jenis infeksi. Cara kerja dan efek samping penggunaan dari anti biotik
BAB II
PEMBAHASAN
Definisi Dan Pembagian Antibiotik
Antibiotik adalah obat pembasmi mikroba  khususnya yang merugikan manusia
Antibiotik adalah zat-zat yang dihasilkan oleh suatu mikroba jenis lain. Obat yang digunakan untuk membasmi mikroba, penyebab infeksi pada manusia, harus memiliki sifat toksisitas selektif setinggi mungkin. Artinya, obat tersebut haruslah bersifat sangat toksik untuk mikroba, tetapi relatif tidak toksik untuk hospes.
Penggolongan Antibiotik
Antibiotik dapat digolongkan berdasarkan atas tempat kerja, spektrum aktivitas dan struktur kimianya; penggolongan berdasarkan atas tempat kerjanya seperti pada tabel 10.1:
Penggolongan antibiotik berdasarkan atas spektrum aktivitasnya dapat dibagi atas beberapa golongan yaitu:
1.  Antibiotik dengan spektrum luas, efektif terhadap gram positif maupun gram negatif. Sebagai contoh adalah turunan tetrasiklin, turunan amfenikol, turunan aminoglikosida, turunan miklorida, rifamfisin, beberapa turunan pinisilin (ampisilin, amoxisilin, bekampisin, karbenisilin, hetasilin, dan lain-lain dan sebagian besar turunan xefalosporin).
2.  Antibiotik yang aktivitasnya lebih dominan  terhadap bakteri gram positif. Sebagai contohnya adalah: basitrin, eritrosimin, sebagian besar turunan penisilin seperti benzil penisilin, kloksasili, penisilin G prokain dan beberapa turunan sefalosporin
3.  Antibiotik yang aktivitasnya lebih dominan terhadap bakteri gram negatif. Sebagai contoh adalah kolistin, polimiksin B sulfat dan sulfomisin
4.  Antibiotik yang aktivitas dominan pada Mycobacteriae
Sebagai contoh adalah streptomisin, kanamisin, sikloserin, vimisin dan lain-lain
Tempat Kerja Proses yang dihambat Antibiotik Tipe aktivitas
Dinding sel Sintesis mukopeptida pengikat silang dinding sel sintetsis peptida dinding sel pengikat silang dinding sel sintesis mukopeptisida Basitrasin sefalosporin sikloserina penisilin vankomisin Bakteriosid Bakteriosid Bakteriosid Bakteriosid Bakteriosid
Membran sel Fungsi membran sitoplasma Sda
Integritas membran
Amfeterisin B nistatin polimiksin Fungisid fungisid bakteriosid
Ribosoma


50 S sub unit Sintesis protein Sintesis protein
Sintesis protein
Klomfenikol Erittromisin
Linkomisin
Bakteriostatik Bakteriostatik
Bakteriostatik `
30 S sub unit Sintesis protein Sintesis protein Aminoglikosida Tetrasiklin Bakteriosid Bakteriostatik
Asam nukleat Sintesis DNA dan mRNA Sintesis DNA dan mRNA Aktinomisin Griseofulvin Fungisid Fungisid
DNA dan atau RNA Sintesis DNA Sintesis mRNA Mitomisin C Rifampin Fungisid bakteriosid
  1. Antibiotik yang aktif terhadap jamur. Sebagai contoh adalah grisofulvin, antibiotik polien (nistatin, amfoterisin B)
  2. Antibiotik yang aktif terhadap neoplasma (anti kanker). Contohnya adalah aktinomisin, bleomisin, mitomisin, mitramisin, dan lain-lain
Berdasarkan atas struktur  kimianya antibiotik di bagi menjadi 10 kelompok yaitu:
  1. Antibiotik b-laktam (turunan penisilin, sefalosporin dan b-laktam non klasik)
  2. Turunan amfenikol
  3. Turunan tetrasiklin
  4. Aminoglikosida
  5. Antibiotik makrolida
  6. Antibiotik polipeptida
  7. Antibiotik linkosamida
  8. Antibiotik polien
  9. Antibiotik ansamisin
  10. Antibiotik antrasiklin
Penggunaan Berdasarkan Jenis Infeksi
Saluran Nafas
Jenis Infeksi Penyebab Tersering Pilihan Antibiotik
- Farigitis -    Virus -    Str. Pyogenes
-    C. Diphtheria
-    ……. -    Pensilin V, Eritromisin, Penisilin G
-    Penisilin G, Eritromisin
- Otitis Media dan Sinusitis -    Str. Pnemoniea, H Influenza -    S. Aureus, kuman Anaerob -    Amoksisilin/Ampisilin, Eritromisin Kotrimoksazol -    Amoksisilin- Asam Klavulonat
- Bronkis Akut -    Virus -    Str. Pneumoniae, H influenza
-    M. pneoumeniae
-    ………. -    Amoksisilin/Ampisilin
Eritromisin
-    Eritromisin
Eksaserbasi Akut Bronkis kronis -    Str. Pneumoniae, H influenza -    M. pneoumeniae
-    B. catarrhalis (jarang)
-    Amoksisilin- Asam Klavulonat Kotrimoksazol -    Doksisilin
-    Amoksisilin- Asam Klavulonat Kotrimoksazol Eritromisin
Influenza -    Virus influenza A atau B -    ……………….
Pneumonise Bakteri -    Str. Pneumoniae, -    H influenza
-    M. pneumoniae
-    S. Auereus
-    Penisilin V, Eritromisin, Sevalosporin Generasi I -    Amoksisilin/Ampisilin,  Eritromisin Kotrimoksazol, Emulsi-Subaktan, kloramfenikol, Flukorokulnolon
-    Eritromisin, doksisiklin
-    selafosporin
Tuberkolosis Paru -    M. Tuberclosis -    Lozaid + Rifampisin + pirazinamid/etambutol
Infeksi Saluran Kemih
Jenis Infeksi Penyebab Tersering Pilihan Antibiotik
Sistitis Akut -  E. Coli S. Saprophyticus, Kuman Garam-negatif lainnya -  Nitrofuarantoin Ampisilin, Triometropin
Pielonefritis Akut -  E. Coli S. Saprophyticus, Kuman Garam anti lainnya, Streptoocus -  Untuk Pasien rawat: Gentamisin (atau aminoglikosid lainnya) kontriokozal parentoral, safalosporin generasi III, azireonam -  Untuk pasien berobat jalan : kotrimokzasol, amoksisilin asam kalvulanat
Prosatitis akut -  E. Coli S. dan Kuman Garam negatif lainnya, E faecalis -  Kotrimokzasol atau flourokuinolon atau aminoglokosid + ampilisin parental
Prostatistis kronis -  E. Coli S. dan Kuman Garam negatif lainnya, E faecalis -  Kotrimokzasol, fluorolknolon atau trimetropin
Infeksi  yang ditularkan melalui hubungan kelamin
Jenis Infeksi Penyebab Tersering Pilihan Antibiotik
Uretiritis -  N. gonomhoese (bukan penghasil penisilinase) -  N gonorrhoe (penghasil penisilinase)
-  C. trachomatis
-  Ureplasma urelycticum
-  Ampisilin/amoksisilin/ penisilin G + Probabenesid, seftriakson, tetrasikin -  Seftriakson, fluorokuinolon
-  Doksisiklin/tetrasiklin, aritromisin
Herpes genital -  Virus herpes simpleks -  asiklovir
Sifilis -  T. palidum -  Penisilin G, prokain, Seftriakson, tetrasiklin
Ulkus mode -  H . ducrely -  Kotrimokzasol, eritromisin, Seftriakson, tetrasiklin
Saluran cerna
Jenis Infeksi Penyebab Tersering Pilihan Antibiotik
Ginggivitis dan abese gigi -  Infeksi campuran kuman aerob + anarob -  Penisilin G prokain/ penisilin V
Kandidiasis oral -  C albicans -  Nistatin
Enteritis infekslosa -  Virus -  Shingella
-  V cholerae
-  E histolytica
-  C jejuni
-  Berbagai kuman enterik gram
-  ………. -  Kotrimokzaso/ fluorokuinolon/ampisilin
-  Tetrasiklin Kotrimokzasol
-  Metronidazol
-  Eritromisin/fluorokuinolon tetrasiklin
-  Umumnya tidak memerlukan antimikroba
Kolestitis akut -  E. Coli berbagai Kuman enterik Gram negatif, B frogilis -  Ampisilin + gentamisin + ampisilin sulbaktam, selazolin
Perintis karena proporasi usus -  E. Coli berbagai Kuman enterik Gram negatif, kuman anaerob -  Ampisilin + gentamisin + metronidasol, gentamisin + metronidazol/klindamisin, sefoksilin
Kardiovaskulas
Jenis Infeksi Penyebab Tersering Pilihan Antibiotik
Endokarditis -  Streptokokus -  Stafilkokus
-  Stafilkokus yang toleran terhadap metisilin (MRSA)
-  Kuman gram-negatif
-  Penisilin G + gentamisin + -  Kolksasilin + gentasimin
-  Vankomisin
-  Sefotaksin + gentamisin
Kulit, otot, tulang
Jenis Infeksi Penyebab Tersering Pilihan Antibiotik
-  Impetigo, furukunkel, selutiti, dll -  Gas ganggren
-  Osteomnyelitis akut
-  Str. Pyogenes, S. aureus -  CI. Perfringens
-  S. Aureus
-  Kloksasilin /Eritromisin, Sefalosporin generasi I -  Pinisilin G
-  Klokasilin
Susunan Saraf Pusat
Jenis Infeksi Penyebab Tersering Pilihan Antibiotik
-  Meningitis bakterial anak/dewasa -  Meningitis pada neonatus
-  Abes otak
-  Str. Pneumoniae, stafilokokus, H. Influenza -  Meningokokus
-  Berbagai kuman entetrik gram negatif
-  Streptokokus S. aureus enterbacteriaceae. Berbagai kuman anaerob
-  Ampicilin + kloramfenikol (sebagai terapi awal) -  Penisilin G. Kloramfenikol
-  Sefalosporin dewasa ini
-  Penisilin + G. Kloramfenikol/ mentronidasol + sefalosporin generasi III
Sepsis
Jenis Infeksi Penyebab Tersering Pilihan Antibiotik
-  Neonatus -  Anak < 5 tahun
-  Anak > 5 tahun dan dewasa
-  Str. Agalactiae  streptokokus lain kuman enterik gram-negatif -  Str Pneumnoniae, H. Influenza N. Meningitidis S. aureus
-  Kuman enterik gram negatif, S. aureus, streptokokus
-  Streptokokus S. aureus enterbacteriaceae. Berbagai kuman anaerob
-  Ampicilin + aminogilkosid -  Klosasilin/ampisilin + klakloramfeniikol atau ampisilin + klakloramfeniikol
-  Kloksasilin/Sefaklosporin Generasi I + aminoglokosida atau sefalosporin generasi III/ ampisilin= sykvajtan dengan atau tanpa aminogliosida
Cara Kerja Antibiotik
Antibiotik mematikan bakteri atau mencegahnya berkembang biak:
  • Agens bakterisid – misalnya aminoglikosida, sefalospirin dan polimisin, mematikan bakteri dengan cepat
  • Agens bakteriostatik – misalnya sulfonamid, tetrasiklin, dan kloramfenikol – mencegah bakeri berkembang biak tetapi tidak mematikannya
Banyak antibiotik yang bekerja terutama sebagai obat bakteriostatik dapat menjadi bakterisid pada keadaan yang memungkinkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain adalah konsentrasi obat dan jumlah serta jenis bakteri yang ada. Apabila hanya ada sedikit bakteri yang sangat peka dengan dan obat diberikan dalam dosis tinggi, maka suatu obat misalnya psnisilin yang biasanya bakteriostatik dapat menjadi bakterisidal. Mekanisme kerja antibiotik diperlihatkan di tabel 4.3
Antibiotik  menimbulkan efek secara lansung pada dinding sel bakteri atau menembusnya untuk mengganggu mekanisme di taingkat intrasel. Pada semua bakteri, dinding sel terdiri dari lapisan molekul protein yang disatukan oleh ikatan-ikatan silang, tetapi struktur halus tergantung pada apakah mereka termasuk positif gram atau negatif gram, dimana hal ini mempengaruhi kepekaan terhadap berbagai golongan antibiotik. Sebagai contoh, eritromisin menembus dinding sel bakteri positif gram dan efektif dalam pengobtan beberapa infeksi stafilokokus dan streptokokus, tetapi obat ini tidak berefek pada bakteri negatif gram
Efek samping dari Penggunaan  Antibiotik
(+) Gejala Resistensi
Adalah suatu sifat tidak terganggunya kehidupan sel mikroba oleh antimikroba. Pada pengobatan yang tidak cukup yaitu terlalu singkat waktunya atau terlampau lama dengan dosis rendah atau digunakan pada pengobatan yang tidak perlu misalnya pada luka kecil dan sebagainya dapat mengakibatkan resistensi artinya bakteri akan memberikan perlawanan terhadap kerja antibiotik, sehingga khasiat  ini akan menjadi berkurang atau tidak berkhasiat sama sekali. Hampir semua antibiotik dapat menimbulkan resistensi
(+) Gejala Kepekaan
Reaksi alergi dapat ditimbulkan oleh semua antibiotik dengan melibatkan sistem imun tubuh hospes. Misalnya pada pemberioan penisilin bila diberikan pada pada seseorang  yang tidak tahan (peka) dapat menimbulkan bintik-bintik merah, gatal-gatal bahkan dapat menimbulkan anafilaksis
(+) Reaksi Toksik
Antibiotik pada umumnya bersifat toksik selektif, tetapi  sifat ini relatif dalam menimbulkan efek toksik, masing-masing antibiotik dapat memiliki terhadap organ atau sistem tertentu pada tubuh horpes. Contoh: golongan tetrasiklin dapat mengganggu pertumbuhan jaringan tulang termasuk gigi akibat deposisi kompleks tetrasiklin kalsium ortofospat
(+) Super Infeksi
Yaitu infeksi baru yang terjadi akibat terapi infeksi primer dengan suatu antibiotik. Ini terutama terjadi pada pemakaian antibiotik broad spectrum, karena kegiatannya demikian luasnya sehingga flora bakteri usus juga dimatikan. Dan keseimbangan bakteri normal juga tergganggu. Jika terjadi super infeksi tindakan yang tidak perlu diambil untuk mengatasinya  ialah:
-      Menghentikan terapi antibiotik yang sedang digunakan
-      Melakukan biakan mikroba penyebab super infeksi
-      Memberikan suatu antibiotik yang efektif terhadap mikroba tersebut
Berdasarkan kegiatannya, antibiotik  dibagi dalam mikroba tersebut:
a)    Antibiotik yang mempunyai kegiatan luas (Broad Spectrum) yaitu: antibiotik yang dapat mematikan bakteri  gram positif dan bakteri gram negatif. Contoh: tetrasiklin dan derivatnya, kloramfenikol, ampisilin dan lain-lain
b)   Antibiotik yang mempunyai kegiatan sempit (Narrow Spectrum) antibiotik golongan ini hanya aktif terhadap beberapa jenis bakteri, contoh: penisilin, streepmisin, neomisin dan sebagainya
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan tersebut kami dapat menarik suatu kesimpulan bahwa :
  1. Antibiotik harus dibatasi pada keadaan dimana antibiotik tersebut benar diperlukan. Antibiotik jangan digunakan untuk infeksi ringan atau infeksi virus
  2. Antibiotik spektrum luas tidak diindikasikan untuk infeksi dimana dapat digunakan antibiotik lain yang lebih spesifik
  3. Kebanyakan antibiotik harus diterapkan dirumah sakit dan praktik umum, dimana kebijakannya
Suatu bagian yang memuat satu anggota dari masing-masing golongan antibiotik. Masing-masing anggota tersebut dapat diresepkan tanpa prosedur formal dan disediakan sebagai obat dibangsal
  1. Gantilah segera antibiotik yang dipakai, bila suatu bibit penyakit resisten terhadap antibiotik yang diberikan
Saran
Dalam makalah ini tidak menutup kemungkinana masih terdapat banyak kekurangan baik menyangkut isi maupun penulisan, oleh karena itu, kami harapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini dan makalah selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Enjtang, Indan, 2003, Mikrobiologi dan Parasitologi, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung
Rusdiaman 2006, Farmakologi, Akademik Keperawatan Makassar, Makassar
Sartini, 2003, Mikrobiologi Farmasi Dasar, Lab Farmakologi, UNSRI, Palembang

Pacaran Islami



Lucu, ketika beberapa remaja memperdebatkan tentang pacaran. Apalagi dalam hubungannya dengan Islam. Mereka ingin melegalkan hal yang mereka anggap sebagai sebuah kebutuhan dengan meyakinkan orang lain bahwa Islam punya dalil tentang itu. Ironis memang. Hari gini gak punya pacar? Kuno katanya. Dan itu memang menjadi sebuah hal yang merupakan standar penilaian dari orang. Ketika berkenalan, hal yang kadang menjadi pokok utama adalah Apakah dia sudah punya pacar atau belum? Weee… sadis kali! Kalo’ cowok seumur 18 tahun ke atas gak punya pacar saat ini, pastinya dianggap culun oleh orang lain. Meskipun ia jago dalam bidang matematika, fisika, sains, agama. Tapi gak bisa ngelumpuhin cewek dengan kata-katanya, maka ia belum disebut lelaki gentle.
Memang, mencintai adalah fitrah. Menyayangi juga fitrah. Apalagi keinginan untuk saling memiliki. Tapi Islam tidak pernah mempunyai ajaran tentang pacaran. Khabibi, dalam bahasa arab berarti kekasih. Kata ini digunakan untuk menyatakan orang atau hal atau benda yang kita kasihi. Kata Khabibi juga digunakan ketika menyatakan rasa sayang kita kepada Baginda Rasul. Bagaimana mesti menyikapi perihal pacaran yang sudah mendarah daging di kalangan Anak muda sekarang? Islam sebenarnya menyediakan wadah yang sangat suci dalam hal ini. Pernikahan. Didahului dengan khitbah (meminang). Sedangkan pacaran bukanlah salah satu dari proses itu. Biasanya, anak muda sekarang lebih senang untuk sekedar menyatukan hati lewat sarana berpacaran. Prosesnya pun sangat beraneka ragam. Tapi yang paling sering terjadi adalah proses pendekatan tanpa ada visi dan misi menuju pernikahan. Ini yang salah. Pendekatan dan pengenalan yang dilakukan pun kadang bukan bertendensi pada pengenalan kepribadian, tapi penjajakan fisik. Sadis!
Bahasa yang paling sering saya dengar dari seorang pria tentang pacarnya adalah : “AMBIL JATAH”. Weee… apa gak sadis! Masa pacar sendiri yang katanya disayangi dan dikasihi diperlakukan seperti itu. Bahasa ambil jatah adalah bahasa kasar yang sangat meremehkan posisi wanita. Meskipun pada dasarnya saya juga tiada paham apa makna dari bahasa itu. Apakah jatah makan, atau ber-*****-an, atau ber-*****-an, atau ber-***-an, atau ber-ber yang lain. Kan kasian anak gadisnya orang mesti menjadi budak nafsu sang pria. Lha wong dia gak ikut memberi makan, gak ikut nyekolahin, tapi ikut ngerusak. Ingat, luka di hati mungkin saja diobati, tapi “luka fisik ” tidak akan pernah hilang (dan akan terbawa hingga suaminya berkumpul dengannya).
Aneh, kadang sang gadis juga begitu. Ketika pasangannya merasa perlu mendapat pembuktian cinta, sang gadis kadang rela melakukan apa saja demi CINTA-nya, katanya. Weleh…weleh… Dunia … dunia… kok sampe kayak gini sekarang!
Semua ini berawal karena cinta yang lahir dari ketulusan ternyata akhirnya mendapat bumbu nafsu birahi. Tentu saja bumbu nafsu ini tidak murni berawal dari diri masing-masing, tapi juga dari konsumsi terhadap berbagai media yang ada. Terutama sinetron. Coba kita amati, dari sekian banyak tayangan sinetron di semua chanel televisi nasional kita, mana yang tidak menampilkan kisah percintaan, berduaan, berpelukan, berciuman? Rupanya ini sudah jadi gaya hidup masyarakat kita. Dalam kebanyakan kisah, semua adalah tentang cinta anak muda, anak SMP, SMA, kuliahan. Yo anak kecil yang mestinya tidak mendapat ajaran gila secepat itu mestinya terjaga. Tapi kekuatan media memang sungguh sangat terlalu. Hal ini juga didukung oleh adanya kebiasaan anak remaja yang suka coba-coba. Gak funky katanya kalo’ gak nyoba ini, nyoba itu, gonta-ganti pacar, dst.
Proses yang mesti terjadi mestinya adalah proses pengenalan karakter. Jika kita memang ingin berpacaran, jangan pernah ada niat untuk sekedar mempermainkan, sekedar ngisi waktu luang. Jangan… Jangan… Karena ketika itu kamu lakukan, kamu bakal jadi playboy atau playgirl cap kadal.
Berikut ini adalah beberapa syarat pacaran secara Islami :
1. Pacaran hanya boleh dilakukan setelah pernikahan. Artinya Ijab Qabul antara Kamu sebagai laki-laki dengan wali dari mempelai wanita sudah terjadi. Bukan justru saat ini, saat kamu masih sekedar basa-basi, ingin sok kenal, sok sayang, sok cinta sama anaknya orang. Tapi pada kenyataannya kamu hanya menghambat kreativitas gadismu. Ingat, mencintai berarti menyerahkan kebahagiaan hanya pada orang yang kamu cintai. Ketika kamu sedih, kamu ingin dia merasakan apa yang kamu rasa. Ketika dia berduka, kamu pun akan merasakannya. Itu mesti, karena jika tidak begitu, cinta yang kamu rasakan pasti hanya cinta yang sekedar lewat, atau malah hanya simpatik, atau malah hanya perasaan kagum yang sementara. Jadi ketika saat ini kamu mencintainya dengan sepenuh hati, kamu gak bakal rasakan kebahagiaan sepanjang hayat. Setiap saat kamu akan terbelit masalah, terganggu hatimu mendengar dia bersama orang lain, dst. dst.
2. Jika kamu melakukan taaruf (masa perkenalan), maka jangan pernah bertemu dengannya tanpa ada pihak ketiga
3. Jika kamu melakukan taaruf (masa perkenalan), jangan pernah berduaan (berkhalwat), apalagi jalan ke mall bareng, lebih-lebih nonton bioskop (siang atau malam hari, siang aja gelap, apalagi malam). Jangan pergi ke tempat rekreasi berduaan.
4. Jika kamu melakukan taaruf (masa perkenalan), jangan pernah duduk berdekatan (Jarak minimal adalah 1 meter, selama pembicaraan! Bukan di awal pembicaraan 1 meter, tapi lama-kelamaan jadi 1 cm)
5. Jika kamu melakukan taaruf (masa perkenalan), jangan melakukan pembicaraan lewat telepon dengan durasi lebih dari 3 menit (Itu akan menimbulkan pembicaraan yang sia-sia, yang dipenuhi nafsu)
6. Jika kamu melakukan taaruf (masa perkenalan), jangan melakukan kirim SMS rutin dengan kata-kata yang tidak senonoh. Ingat, wanita yang akan kita sayangi harus kita jaga, harus kita hargai.
7. Jika kamu melakukan taaruf (masa perkenalan), segera lakukan pertemuan dengan orang tuanya setelah merasa bahwa dia adalah orang yang cocok. Minta orang yang kamu percaya untuk melakukan pengecekan (Hehehe… ) terhadap hal-hal yang kamu anggap perlu.
8. Jika kamu melakukan taaruf (masa perkenalan), segera laporkan ke Kepala KUA setempat bahwa kamu ingin segera tercatat sebagai muslim yang menikah (berkeluarga).
Syarat di atas berlaku pada setiap orang dan semua kesempatan. Jika dalam pacaran saja syarat di atas harus berlaku, apalagi dalam dunia pertemanan, persahabatan. Kecuali jika teman akrabmu adalah muhrim mu.
Mungkin tulisan ini terlalu idealis, tapi hal ini merupakana kegelisahan yang mestinya mendapat jalan. Yang selama ini diyakinkan adalah Pacaran lebih banyak membawa mudharat daripada membawa manfaat. Dan itu telah terbukti, lahir batin.
Islam tidak pernah mengajarkan untuk berpacaran, Islam tidak mendukung itu. Dalam Islam ada “Mahabbah”, tapi itu bukan jalan untuk melegalkan hubungan unstatus. Jika memang ingin, jika memang ngebet, segera laporkan dirimu pada orang tuamu, lakukan khitbah (lamaran kepada calon mertua), lanjutkan ke KUA, hubungi kerabat, sebarkan undangan, lakukan walimah, setelah itu baru kamu bisa berpacaran bersama bidadarimu.
Jika kurang percaya dengan tips di atas, segera ke toko buku, baca “INDAHNYA PACARAN SETELAH PERNIKAHAN”.
Rasakan sendiri, karena aku juga belum merasakannya kok! Haha …
Ya Allah, satukan hatiku dengan hatinya (?) Lekatkan cinta kami (!?) Satukan kami dalam jalan-Mu, berikan hamba-Mu petunjuk agar segera dapat merasakan yang namanya pacaran!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More